salah satu tanda iman kita mulai rosak apabila kita bangga mempamerkan dosa.
Bukan nak kata aku baik, tidak. Setiap pada kita ada aib, ada dosa yang dipikul. Cuma, aku terdetik untuk menulis.
Kita bangga tayang aurat, perempuan dengan cara perempuan, lelaki dengan cara lelaki.kita kejar nama atas dunia, kita bangga orang puji kita cantik atau sado, tetapi pada mata Allah, kita adalah seorang hamba yang telah di cabut perasaan malu.
Sedikitpun kita tak rasa takut, malah mengugut dengan ungkapan kubur masing-masing, aku post kau yang panas, komen bukan-bukan akan di block.
Atas dunia, memang kita berkuasa apa sahaja, lidah petah memberi alasan, hujah kenapa dan mengapa. Tetapi pengakhiran nanti, di hadapan Allah Rabbul Jalil, yang berkata kata bukan lagi lidah, bukan lagi akal yang bijak memikirkan alasan. Tetapi anggota badan juga amalan kita.
“Katakanlah: ‘Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?’ (QS. 18:103) Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedang mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. (QS. 18:104) Mereka itu orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Rabb mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan-Nya, maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari Kiamat. (QS. 18:105) Demikianlah, balasan mereka itu neraka jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan para Rasul-Ku sebagai olok-olok. (QS. 18:106)” (al-Kahfi: 103-106)

No comments:
Post a Comment